Lomba Kelompok Tani 2013

Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan Kota Depok)
Lomba Kelompok Tani 2013
136 Kelompok dari 3 Kategori Unjuk Kebolehan

Sebanyak 136 Kelompok Tani yang terdiri dari 74 Kelompok Budidaya Ikan (Pokdakan), 36 Kelompok Wanita Tani (KWT) dan 26 Kelompok Tani (Poktan) unjuk kebolehan potensi pertanian dan perikanan yang mereka kembangkan. Dalam ajang lomba kelompok tani Tahun 2013, sebanyak 36 KWT juga ikut berkompetisi diantara tiga kategori Lomba yang diadakan oleh Distankan Kota Depok. Koordinator Penyuluh Pertanian, Dinas Pertanian Peternakan dan Perikanan (Distankan) Kota Depok, Karwati SP , mengatakan, perbedaan lomba kelompok tani tahun ini dengan mengkelompokkan KWT dalam kategori terpisah.
“Karena jumlah KWT sudah tergolong banyak yakni 36 KWT. Maka, kami pisahkan di Lomba Kelompok Tani di Tahun 2013, tidak sama seperti tahun kemarin, nantinya, akan diambil tiga kelompok juara dari masing-masing kategori untuk mendapatkan sejumlah uang. Dengan memverifikasi ulang dengan kunjungan ke tempat lahan para kelompok tani dan kelompok budidaya ikan (pokdakan) yang menjadi peserta barulah diketahui hasil pemenangnya”terangnya kepada Radar Depok.
Kini, meski kelompok tani sudah semakin menjamur dengan kehadiran KWT di Depok. Namun, rupanya, hal itu tidak diimbangi dengan luas lahan pertanian yang semakin hilang. “Misalnya, dari 517 petani belimbing di Depok. Mereka memiliki 121 hektar luas lahan pertanian belimbing tahun 2007. Tetapi, rupanya, dari tahun ke tahun dapat hilang 20 hektar. Dan luas lahan pertanian belimbing pada tahun 2013 sekitar antara 107 hektar. Itu pun dapat kurang dari luasan tersebut. Karena, terkena pembangunan, seperti pembangunan Tol Cijago,”ungkapnya.
Ia pun menuturkan, solusi Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) yang sudah dilaunching oleh Pemkot Depok, merupakan solusi yang tepat guna tergerusnya lahan pertanian karena pembangunan di Depok.“Ya, pemanfaatan lahan yang minim di pekarangan rumah. Untuk dapat ditanami beragam tanaman pangan seperti, hortikultura (sayur-sayuran dan buah-buahan), tanaman obat keluarga (toga), budidaya ternak dan ikan, yang terintegrasi dan berkesinambungan,”jelasnya.
Ia menambahkan, dari karakteristik petani kota, yang cenderung kritis, pintar dan lebih tahu dunia luar itulah, menjadi sebab banyak petani kota yang berkarakteristik menjadi kurang memahami pentingnya berkelompok. Dengan adanya kegiatan lomba kelompok tani ini diharapkan para kelompok tani dapat lebih maju karena mendapat pembinaan dan mampu memiliki eksistensi yang baik di bidang pertanian sesuai kelompoknya masing-masing. “Dengan begitu, selain para pemenang, diharapkan peserta ajang lomba kelompok tani ini akan terus bergandengan dengan Distankan agar dibimbing dan mampu bersaing dengan dunia luar,”tutup.

Nama-nama Pemenang :

* Kategori Kelompok Tani
1. Plered Lestari, Pengasinan-Bojongsari
2. Maju Bersama, Tugu- Cimanggis
3. Mandiri Utama Jaya, Grogol-Limo

* Kategori Pokdakan
1. Mutiara Tetra, Pondok Petir-Bojongsari
2. Family Jaya Kupu, Pasir Putih-Sawangan
3. Mua Maju Bersama, Duren Mekar-Bojongsari

*Kategori KWT
1. Primajaya Mandiri, Duren Seribu-Bojongsari
2. Usaha Bersama, Pondok Terong- Cipayung
3. Dahlia, Sukamaju Baru-Tapos

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply