PENDATAAN TERNAK DAN VAKSINASI BRUCELLOSIS PADA SAPI PERAH

Pada tanggal 12 Agustus 2021 telah dilaksanakan pendataan ternak sapi perah oleh Seksi Keswan dan Kesmavet. Kegiatan pendataan ini sekaligus sebagai sarana sosialisasi kepada masyarakat mengenai penyakit dan pencegahan Brucellosis dan merupakan tahapan kegiatan surveilans brucellosis. Peternak diberikan penjelasan mengenai pelaksanaan biosekuriti  untuk pekerja dan kandang dan segera melaporkan jika ada hewan yang sakit. Kegiatan ini dilakukan sebagai acuan dalam pelaksaan program vaksinasi brucella yang dilaksanakan pada tanggal 7 September 2021.

 Vaksinasi brucellosis dilaksanakan pada tanggal 7 September 2021 untuk sapi perah. Kegiatan vaksinasi brucellosis dilaksanakan pada daerah-daerah dengan populasi sapi perah yang tinggi, sebagai upaya pemberantasan dan pencegahan penyakit Brucellosis. Brucellosis dapat menyerang sapi, kambing, babi dan hewan ternak lainnya. Penyakit ini juga bersifat zoonosis yang artinya dapat menular dari hewan ke manusia.

Ternak yang menderita brucellosis mengalami gejala abortus atau keguguran dan kelainan pada organ reproduksi. Tindakan yang dapat dilakukan untuk mencegah di manusia antara lain dengan selalu menjaga kebersihan kandang dan personal, menghindari kontak langsung dengan janin atau plasenta sapi (gunakan kantong plastik), dan memasak susu atau bahan makanan lainnya sebelum dikonsumsi.

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply