Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK)

Ditemukan Kasus PMK, DKP3 Depok Imbau Pemilik Ternak Lakukan Sejumlah Langkah Pengendalian

Unit Respon Cepat Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dari (DKP3) Kota Depok mencatat, sebanyak 45 ekor hewan dinyatakan positif PMK per 3 Juni 2022. Hasil itu diketahui melalui hasil pengujian sampel dari laboratorium yang tervalidasi iSIKHNAS.

Kepala @dkp3depok Widyati Riyandani menganjurkan bagi para pemilik ternak untuk memiliki lahan yang cukup sesuai dengan jumlah hewan, memiliki pagar pembatas agar hewan tidak berkeliaran dan tidak memungkinkan hewan peka lain masuk ke tempat penjualan, menganjurkan untuk menyediakan fasilitas penampungan limbah.

Selain itu, menyediakan fasilitas dan bahan untuk tindakan pembersihan dan desinfeksi terhadap orang, kendaraan, peralatan, hewan, serta limbah. Kemudian pemilik ternak menyediakan tempat isolasi bagi hewan yang terduga terjangkit PMK atau sakit, termasuk penyediaan fasilitas pemotongan hewan yang memenuhi persyaratan higiene sanitasi. Dan tak lupa tersedia juga tempat pemotongan bersyarat untuk hewan yang tidak dapat diobati atau hewan dalam kondisi ambruk, serta tersedia fasilitas air bersih yang mencukupi.
(Selengkapnya di berita.depok.go.id)

You can leave a response, or trackback from your own site.

2 Responses to “Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK)”

  1. apakah penyebab utama KASUS PENYAKIT MULUT DAN KUKU?

    • adminDistan says:

      Penyebab Penularan PMK ditularkan ke hewan melalui beberapa cara di antaranya :

      1. Kontak langsung(antara hewan yang tertular dengan hewan rentan melalui droplet, leleran hidung, serpihan kulit.
      2. Sisa makanan/sampah yang terkontaminasi produk hewan seperti daging dan tulang dari hewan tertular.
      3. Kontak tidak langsung melalui vektor hidup yakni terbawa oleh manusia. Manusia bisa membawa virus ini melalui sepatu, tangan, tenggorokan, atau pakaian yang terkontaminasi.
      4. Kontak tidak langsung melalui bukan vektor hidup (terbawa mobil angkutan, peralatan, alas kandang dll.)
      5. Tersebar melalui udara

Leave a Reply